Monday, 19 September 2011

Moving Average Convergence Divergence-MACD

adalah akronim untuk Moving Average Union Divergence. Tool ini digunakan untuk mengidentifikasi moving averages yang mengindikasikan terjadinya sebuah trend baru, apakah itu bullish atau bearish. Seperti kita ketahui bersama, tujuan utama kita dalam trading adalah untuk dapat menemukan sebuah trend, karena disanalah terdapat banyak uang.

forex analysis macd indikator forex belajar macd
Dengan chart MACD, Anda akan selalu melihat tiga angka yang digunakan untuk settingannya.
  • Angka pertama adalah periode yang digunakan untuk mengkalkulasi moving average yang lebih cepat.
  • Angka kedua adalah periode yang digunakan untuk moving average yang lebih lambat.
  • Dan angka ketiga adalah jumlah bar yang digunakan untuk mengkalkulasi perbedaan antara moving average yang lebih cepat dengan moving average yang lebih lambat.
Sebagai contoh, jika Anda melihat parameter MACD “12,26,9? (yang merupakan settingan default dari kebanyakan paket charting), maka Anda akan menerjemahkannya seperti ini:
  • Angka 12 mewakili 12 bar sebelumnya dari moving average yang lebih cepat.
  • Angka 26 mewakili 26 bar sebelumnya dari moving average yang lebih lambat.
  • Angka 9 mewakili 9 bar sebelumnya dari perbedaan antara kedua moving average tersebut. Hal ini diplot dengan menggunakan garis vertikal yang disebut histogram (garis biru pada chart di atas).
Ada kesalahpahaman yang sering terjadi mengenai garis dari MACD. Dua garis yang digambar bukanlah moving average dari harga. Kedua garis tersebut merupakan moving averages dari PERBEDAAN antara kedua moving averages.
Pada contoh di atas, moving average yang lebih cepat adalah moving average dari perbedaan antara moving averages periode 12 dan 26. Moving average yang lebih lambat memplot rataan dari garis MACD sebelumnya. Sekali lagi, dari contoh di atas, moving average dengan periode 9 adalah moving average yang sebenarnya.
Artinya, kita mengambil rataan dari periode 9 terakhir dari garis MACD tercepat, dan memplotnya pada moving average yang lebih lambat. Dengan begitu akan tercipta garis yang lebih mulus yang memberikan kita garis yang lebih akurat.
Histogram memplot perbedaan antara moving average cepat dan moving average lambat. Jika Anda lihat pada chart yang original, Anda dapat lihat histogram menjadi lebih besar ketika dua moving average dipisahkan. Hal ini disebut divergence, karena moving average yang lebih cepat disebut “diverging (menyimpang)” atau bergerak menjauh dari moving average yang lebih lambat.
Ketika moving averages saling mendekat, histogram menjadi lebih kecil. Hal ini disebut union karena moving average yang lebih cepat disebut “converging (memusat)” atau bergerak mendekati moving average yang lebih lambat. Maka dari itu didapatkanlah nama Moving Average Convergence Divergence!!!
Ok, sekarang Anda sudah tahu apa itu MACD. Sekarang mari kita lihat apa yang bisa dilakukan MACD.
MACD Crossover
Karena ada dua moving averages dengan “speeds” yang berbeda, yang lebih cepat pastinya akan lebih cepat bereaksi terhadap pergerakan harga ketimbang yang lebih lambat. Ketika trend baru terjadi, garis yang cepat akan berekasi lebih dulu dan akhirnya “melewati (crossover)” garis yang lambat. Ketika crossover ini terjadi, dan garis yang lebih cepat mulai “diverge” atau bergerak menjauh dari garis yang lebih lambat, biasanya hal ini mengindikasikan sebuah trend baru sedang terbentuk.
forex analysis macd indikator forex belajar macd
Dari chart di atas, Anda dapat lihat bahwa garis cepat bergerak ke bawah melewati garis lambat dan mengidentifikasi sebuah trend turun baru. Perhatikan ketika garis dilewati, sementara histogram hilang. Hal ini terjadi karena perbedaan antara garis pada saat itu adalah 0. Ketika downtrend dimulai dan garis cepat menyimpang dari garis lambat, histogram menjadi besar, yang merupakan indikasi bagus dari sebuah trend yang kuat.
Ada satu kekurangan dari MACD. Normalnya, moving averages cenderung untuk terjadi lag. MACD adalah indikator yang berdasarkan rataan dari harga-harga sebelumnya. MACD mewakili moving averages dari moving averages lainnya dan dimuluskan oleh moving average lainnya, Anda bisa bayangkan banyak terdapat lag di sana. Namun, biar bagaimanapun MACD masih merupakan tool yang disukai oleh banyak trader.


KLIK GAMBAR DIBAWAH UNTUK DAFTAR FOREX TRADING

masterforex.org

Friday, 16 September 2011

Indikator Ichimoku Kinko Hyo

IDBA - twps2 - pendulangforexPada meta trader 4 (MT4) anda akan mendapati sebuah indikator yang bernama Ichimoku Kinko Hyo, yang mana indikator selanjutnya akan saya sebut Ichimoku. Indikator Ichimoku ini diciptakan untuk memberikan suatu gambaran mengenai letak suatu level support/resistance, dimana arah trend dan peluang untuk entry/exit. Teori umum pada indicator ini ialah jika harga diatas awan, maka tren pada umumnya akan mengalami bullish dan jika dibawah awan maka tren umumnya mengalami bearish.



Terdapat juga sebuah indikator moving averages (garis Tenkan dan Kijun) yang berfungsi seperti sinyal persilangan MACD dengan Tenkan memotong Kijun dari bawah yang merupakan sinyal bullish, sementara memotong dari atas yang memberikan sinyal bearish.

Untuk dapat memanggil indikator ini, anda dapat memanggilnya melalui menu Indikator lalu klik Custom kemudian pilih Indikator Ichimoku. Dalam penggunaannya secara umum digunakan oleh para trader Jepang, Ichimoku sering diaplikasikan untuk menganalisa suatu tren bagi pair dan kemudian mendeteksi trend breakouts. Indikator ini cukup baik untuk diterapkan pada timefram yang agak panjang.
Sedangkan mengenai sejarah dari indikator ini yaitu Awan Ichimoku asalnya dari nama ‘Ichimoku Kinko Hyo’. Dimana ichimoku berarti ‘sekilas’, Kinko ‘Keseimbangan dalam sekilas ’ dan Hyo ‘Grafik’ atau Equilibrium chart at a glance. Indikator teknikal ini sebenarnya telah lama ada, semenjak tahun awal 70-an, dimana kegunaannya baru sampai pada kalangan dunia luas sekitar tahun 1990-an. Sebelum pada masa tersebut, Ichimoku dapat dikatakan sebagai indikator khusus yang tidak banyak digunakan seperti lazimnya RSI atau bahkan William %R yang notabene muncul belakangan.

Setelah mulai tersebarnya penggunaan PC dikalangan para trader barat, indikator ichimoku banyak digunakan dan mulai disadari sebagai salah satu indikator teknikal terkomplet yang pernah ada sekaligus memiliki tingkat akurasi yang sangat baik. Yang dikembangkan oleh Goichi Hosada sebelum perang dunia ke II.
Inti dari Ichimoku ialah keberadaan awan (cloud) atau yang biasa disebut dengan “Kumo” dalam bahasa Jepang. Dengan adanya Kumo ini, seorang trader dapat mengetahui dimanakah titik resisten atau support dari suatu pergerakan harga, seberapa tebal sup/res tersebut bahkan bagaimana sebuah trend yang akan terjadi.
Sedangkan komponen lainnya yang menjadi konfirmator kuat tidaknya sebuah sinyal suatu pergerakan ialah Tenkan Sen, Kijun Sen, dan Chikou Span. Sementara itu kedua garis yang membatasi awan dinamakan sebagai Chikou Span A dan Chikou Span B. Dalam beberapa charting software lain juga sering disebut Up Kumo dan Down Kumo. Bentuk dasar dari indikator ichimoku bisa anda lihat pada gambar dibawah ini;
Ichimoku 1 - twps2 - pendulangforex
Berikut rumus dasar dari berbagai garis Ichimoku :
► Tenkan Sen : (HIGHEST HIGH + LOWEST LOW)/2  Dengan periode standar 9.
► Kijun Sen : (HIGHEST HIGH + LOWEST LOW)/2 Dengan periode standar 26.
► Chikou Span : Harga penutupan harga dan digeser ke belakang sebanyak 26 periode.
► Senkou Span A : (TENKAN SEN + KIJUN SEN)/2 kemudian di majukan sebanyak 26 periode.
► Senkou Span B : (HIGHEST HIGH + LOWEST LOW)/2 sebanyak 52 candle terakhir kemudian dimajukan sebanyak 26 periode.
Setelah melihat rumus di atas, maka dapat kita simpulkan bahwa sebenarnya periode dasar dari Ichimoku adalah 9, 26, 52. Hal ini memang lumrah karena pada dasarnya Ichimoku digunakan untuk menganalisa suatu pergerakan yang cenderung panjang atau long periode. Belum ditemukan informasi hingga saat ini bahwa Ichimoku pun dapat digunakan pada time frame yang lebih pendek seperti layaknya dalam kegiatan day trading atau bahkan scalping. Namun demikian penggantian periode dasar (9, 26, 52) memungkinkan saja dilakukan.
Kumo, awan Ichimoku
Alat yang paling berkarakter dalam indikator ini ialah awan (Kumo), yang mana didesain untuk mengetahui titik resisten atau support (tidak bisa keduanya ditentukan oleh Ichimoku). Bila sebuah harga berada diatas awan Senkou, itu berarti harga sedang berada dalam trend naik dan awan dibawahnya menjadi area Support dari pergerakan harga.
IAA - twps2 - pendulangforex
Begitupun dengan sebaliknya, apabila ternyata harga sedang berada dibawah Awan Senkou, maka trend sedang dalam pergakan turun dan awan diatasnya menjadi area resisten.
IDBA - twps2 - pendulangforex
Bila ternyata harga berada didalam awan, itu artinya harga sedang memasuki masa struggling dan trend naik atau turun belum diketahui atau bisa juga disebut kondisi Sideways.
Ichimoku Sideway - twps2 - pendulangforex
Dalam berbagai keadaan awan (kumo), serinkali berubah-ubah dari sisi ketebalannya. Dalam hal seperti ii kita harus memahami suatu konsep Support/Resistance menurut Hosoda, sang pembuat beranggapan bahwa support dan resistance bukanlah sebuah garis semata melainkan cenderung diidentifikasikan sebagai area. Itu sebabnya area Support dan Resistance suatu harga menurut Ichimoku bisa bergerak menebal maupun menipis.
Saat awan menebal, maka itu artinya area support/resistance juga menebal. Biasanya ini terjadi pada saat trend sudah mulai melemah dan akan segera berakhir. Keunikan Ichimoku ialah Kumo yang ditampilkan hingga kedepan, yang mampu melewati harga terakhirnya. Dengan demikian para pengguna Ichimoku dapat meramalkan area Support dan Resistance yang akan terjadi pada kemudian suatu harga bahkan saat harga belum terbentuk. Akibatnya seorang trader mendapatkan bayangan apa yang mungkin terjadi beberapa candle ke depan.







Kumo - twps2 - pendulangforex


Tenkan dan Kijun Sen
Apabila dilihat dari bentuk dasarnya, maka kita dapat mengetahui bahwa sebenarnya kedua garis ini baik Tenkan dan Kijun Sen memiliki kegunaan yang sama dengan Moving Average periode 9 dan 26. Namun demikian cara pengeplotannya tidak sama persis dengan MA. Kalau MA diplot dengan cara menjumlahkan semua titik close pada periode yang disepakati lalu dirata-ratakan, garis Tenkan dan Kijun Sen diplot hanya dengan membagi 2 antara titik tertinggi dan terrendah dari harga. Hasilnya adalah garis yang menyerupai Moving Average tetapi memiliki sensitifitas yang lebih tinggi.

Karena cara pemakaian Tenkan Send dan Kijun Sen hampir sama dengan cara pemakaian MA, maka kedua garis itu dapat berfungsi sebagai suatu Trend indicator layaknya MA. Apabila Tenkan Sen berada di atas Kijun Sen maka dapat dikatakan bahwa harga sedang dalam trend naik, begitupun dengan sebaliknya, apabila Tenkan Sen berada dibawah Kijun Sen maka harga sedang berada dalam kondisi trend turun. Sementara itu perpotongan diantara keduanya adalah tanda peralihan suatu trend dari naik keturun atau sebaliknya.
ITS - twps2 - pendulangforex
Dengan demikian sejauh ini kita memiliki dua buah konfirmasi trend, yakni Tenkan Sen/Kijun Sen dan posisi harga terhadap awan Senkou. Sementara untuk dapat mengetahui titik support dan resistance suatu harga, batasan awan menjadi konfirmatornya.
IMK - twps2 - pendulangforex
Chikou Span
Chikou Span sebenarnya hanyalah suatu harga penutupan yang digeser ke kiri sejauh 26 periode. Apabila kita mengganti tampilan suatu harga dari Candlestick menjadi Line Chart maka akan terlihat bahwa Chikou Span akan mengalami sama persis dengan harga yang sedang terjadi
Ichimoku - twps2 - pendulangforex
Chikou Span dapat digunakan untuk memberikan suatu konfirmasi yang lebih lanjut mengenai bagaimana suatu posisi trend yang sedang terjadi. Bila Chikou Span berada di atas dari harga, maka dapat dikatakan sebuah trend naik cenderung kuat dan demikian juga sebaliknya bila Chikou Span berada di bawah dari harga terakhirnya ini berarti trend turun yang lebih kuat.

Kesimpulan
Dengan banyaknya suatu trend confirmatory yang dimiliki oleh Ichimoku, maka sebetulnya kita dapat mengetahui suatu derajat yang kuat tidaknya sebuah trend. Berikut kesimpulan dari berbagai trend yang akan mungkin terjadi serta bagaimana indikator Ichimoku mengindikasikannya pada setiap pergerakan harga :

 

TREND PENGERTIAN ICHIMOKU
Strong Bullish Signal/ Trend sedang naik Kumo berada dibawah harga, sementara Tenkan Sen berada diatas Kijun Sen dan Chikou Span juga berada diatas harga.
Medium Bullish Signal / Trend naik sedang Kumo berada dibawah harga, Tenkan Sen diatas Kijun Sen tetapi berada didalam Kumo. Sedangkan Chikou Span berada diatas harga.
Weak Bullish Signal / Trend naik lemah Kumo berada diatas harga, Tenkan Sen diatas Kijun Sen, tetapi dibawah Kumo. Sementara Chikou Span berada diatas harga.
Strong Bearish Signal/Trend turun dengan sangat kuat Kumo Berada diatas harga sementara Tenkan Sen berada dibawah Kijun Sen dan Chikou pan juga berada dibawah harga.
Medium Bearish Signal/trend turun secara sedang Kumo berada diatas harga, Tenkan Sen dibawah Kijun Sen tetapi berada diatas Kumo. Sedangkan Chikou Span berada dibawah harga.
Weak Bearish Signal/Trend turun secara lemah Kumo berada dibawah harga, Sedangkan Tenkan Sen dibawah Kijun Sen namun diatas Kumo Chikou Span berada dibawah harga.


KLIK GAMBAR DIBAWAH UNTUK DAFTAR FOREX TRADING

masterforex.org
  
  

10 Aspek Psikologis Untuk Sukses Ber-trading Forex

Untuk bisa melakukan forex trading secara mandiri, dibutuhkan pengetahuan yang mendalam mengenai mekanisme perdagangan, analisa teknikal/fundamental dan cara bertransaksi valas melalui internet. Jika pengetahuan tersebut sudah dikuasai maka kita bisa memutuskan untuk melakukan real forex trading secara mandiri.


Dalam melakukan real forex trading ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh seorang trader. Kesuksesan seorang trader tidak hanya didukung oleh pengatahuan dan pemahaman tentang valas semata, namun juga ditentukan oleh perilaku yang harus dijaga sebelum dan selama melakukan trading.

Berikut adalah beberapa aspek psikologis yang harus diperhatikan seorang trader yang ingin melakukan sendiri perdagangan valas :

1. Memahami tujuan trading.

Memahami tujuan yang ingin dicapai dalam trading akan membuat kita selalu berada dalam arah yang jelas : sekedar mencari profit dengan berspekulasi atau mengamankan posisi keranjanga investasi yang dimiliki.

2. Lakukan hanya jika mampu menanggung kerugian.

Forex trading merupakan jenis investasi yang memiliki resiko ralatif besar (high risk high return). Karena itu lakukanlah trading dengan idle money yang tidak akan membuat anda kesulitan uang jika terjadi kerugian.

3, Jangan tempatkan seluruh uang dalam satu posisi.

Menempatkan semua uang dalam satu posisi adalah tindakan yang sangat bodoh dan beresiko, karena berpotensi membuat kita kehilangan semua uang.

4. Jangan melakukan trading pada terlalu banyak currency.

Berkonsentrasi dan fokus pada sedikit atau beberapa valas saja. Terlalu banyak valas yang ditransaksikan akan membuat kita kesulitan memantau perkembangan posisi valas karena akan semakin banyak informasi yang harus kita cari.

5. Berlatih berjalan sebelum berlari.

Jangan trading sebelum memahami benar bagaimana harus melaukan trading. Memahami dan belajar trading melalui situs-situs valas yang menyediakan tempat untuk demo atau game valas adalah tindakan yang harus dilakukan sebelum benar-benar melakukan trading.

6. Menerima kenyataan bahwa market is always right.

Pasar bukanlah kumpulan bebek yang dapat dengan mudah digiring oleh satu atau beberapa orang. "Market will go where it wants to go." begitu kata orang Inggris.

7. Sesekali tidak ada salahnya untuk mengalah.

Jika berada pada posisi yang terus merugi, segeralah keluar dari keterpurukan. Tunggu sampai datang kesempatan lain untuk bisa menang.

8. Biarkan profit yang diperoleh sampai ada alasan untuk mengambilnya.

Jangan buru-buru menarik keuntungan dari profit yang telah kita peroleh sampai beberapa indikator fundamental, teknikal dan parameter-parameter lain memberi isyarat untuk mengambilnya.

9. Jaga kesehatan jiwa raga.

Trading valas adalah aktifitas yang banyak menguras tenaga dan pikiran. Karena itu, jika prinsip time is money dijadikan pegangan, menjaga kondisi kesehatan adalah suatu keharusan.

10. Jangan terlalu serakah.

Jika target profit telah dicapai, berhentilah untuk sementara waktu sampai ada kesempatan lain yang menguntungkan untuk trading kembali. Hindari sifat serakah yang justru akan menjadi bomerang bagi anda sendiri, karena pasar tidak selamanya memihak kepada kita.


KLIK GAMBAR DIBAWAH UNTUK DAFTAR FOREX TRADING

masterforex.org
  

Wednesday, 14 September 2011

Istilah-istilah Forex

Forex
adalah sebuah investasi yang memperdagangkan mata uang satu dengan mata uang lainnya. Merupakan singkatan dari Foreign Exhange atau pertukaran mata uang asing. Jika pada transaksi di money changer atau bank untuk jual beli antara US Dollar dengan Rupiah, maka disebut transaksi Forex 'Spot' (jual beli terjadi ditempat - serah terima terjadi di tempat). Transaksi Forex yang non-Spot adalah transaksi jual beli kontrak mata uang, jadi tidak langsung serah terima barang, hanya kontraknya saja.

Lot, Kontrak Mini dan Kontrak Standard / Regular 
Jika kita membeli minyak, ukurannya adalah liter, jika gula pasir maka ukurannya adalah kilogram. Untuk forex ukurannya disebut Lot. Berapa  sih besar 1 Lot itu? Jika di dunia Saham 1 Lot = 500 lembar saham, pada Forex 1 Lot = 10.000 mata uang bersangkutan, misal 1 Lot USD/JPY = 10.000USD dan 1 Lot GBP/USD = 10.000 GBP. Ukuran 1 Lot = 10.000 disebut Kontrak Mini, mengapa disebut Mini? Karena sebelumnya dalam dunia forex itu 1 Lot = 100.000 mata uang bersangkutan (disebut juga Kontrak Standard/Regular), kemudian karena tingginya minat dalam forex trading maka dibuat kontrak mini dimana 1 Lot = 10.000 mata uang bersangkutan
Margin
adalah jaminan dalam trading forex, anggaplah seperti Uang Muka pembelian sebuah rumah. Ketika Anda menyerahkan uang muka pembelian rumah sebesar 30 juta rupiah untuk rumah seharga 100 juta rupiah maka kita mendapatkan Kontrak perjanjian jual beli, secara hukum Anda pemilik sah rumah tersebut meskipun hanya memegang kontraknya. Kontrak ini dapat Anda jual pada harga penuh pada orang lain, misalnya menjadi 120 juta. Anda akan mendapatkan keuntungan bersih 20 juta (120 - 100jt). Hal yang sama berlaku dalam forex, yang diperdagangkan adalah kontrak mata uang, misal USD/JPY maka nilai 1 lot kontraknya adalah USD 10.000, untuk mendapatkannya kita cukup mengeluarkan margin (uang muka) sebesar USD 100.  Mengapa USD 100? Ini terkait dengan Leverage yang dibahas di bawah.
Margin disetorkan saat membuka posisi dan kemudian akan dikembalikan saat menutup posisi, sama seperti transaksi jual beli rumah tadi. Anda menyetor uang 30 juta saat membeli kemudian dijual kembali seharga 120 juta, saat Anda menerima uang 120 juta, maka 100juta kita serahkan pada penjual pertama dan penjual mengembalikan uang muka (modal awal) sebesar 30jt dan kita memiliki uang 30 juta dari modal awal dan kelebihan 20 juta.
Leverage
Adalah daya ungkit dalam trading Forex yaitu rasio untuk menentukan berapa margin (uang muka) yang diperlukan dalam melakukan transaksi, dimana rasio tersebut akan dikalikan dengan kontrak size. Contoh: Leverage 1:200 pada kontrak mini account 10.000 maka margin yang digunakan adalah (1/200) x 10.000 = 50 satuan mata uang yang diperdagangkan.
Misal membuka posisi USD/JPY sebesar 1 lot untuk kontrak mini, maka yang dibeli adalah 10.000 USD, margin yang diperlukan adalah sebesar 1/200 x USD 10.000 =  USD 50. Jika bertrading dengan GBP/USD maka margin yang digunakan adalah sebesar 50 Poundsterling. Untuk Standard account, kontrak yang digunakan adalah 100.000 dengan Leverage 1:100, jadi 1 lot USD/JPY = USD 100.000 dan margin yang diperlukan 1/200 x USD 100.000 = USD 1000
Buy
adalah posisi dalam Forex Trading untuk Beli dan dilakukan jika harga diperkirakan akan naik. Singkatnya beli saat murah dan jual saat mahal, keuntungan Anda adalah selisih antara harga saat beli dengan saat jual kembali
Sell
adalah posisi dalam Forex Trading untuk Jual dan dilakukan jika harga diperkirakan akan turun sehingga ketika harga turun Anda dapat menutup posisi Sell anda dengan Buy yang lebih rendah. Singkatnya seperti konsinyasi, kita jual terlebih dahulu dengan harga mahal (pinjam) dan kemudian kita beli kembali ketika harga murah, selisihnya menjadi keuntungan kita. Baca lebih jauh di Two Way Opportunity
Order dan Posisi 
Order adalah pesanan untuk membeli atau menjual pada harga tertentu namun jika Order yang disampaikan ternyata 'match' atau 'ada lawannya', contoh jika Anda order beli pada harga 9500 dan kebetulan ada yang mau jual pada harga yang sama, maka Order menjadi Posisi.  Jadi selama pesanan belum 'match' maka namanya tetap order namun sesudah 'match' maka sekarang menjadi Posisi. Untuk menjual kembali posisi yang sudah Anda miliki (tutup posisi) maka dapat dilakukan dengan melakukan Order kembali tapi dengan arah berlawaran (jika posisi Buy maka ditutup dengan Sell dan sebaliknya)
Floating Loss/Profit dan Realized 
Saat Anda mempunyai posisi beli di 9500 dan kemudian harga bergerak turun menjadi 9000, maka jika dihitung perkiraan kerugian Anda adalah 9000-9500 = -500. Namun nilai tersebut masih bisa berubah besok, entah bertambah turun menjadi 8700 atau kembali naik menjadi 9700. Nah, nilai -500 pada saat ini disebut Floating Loss (Rugi), jika nilainya positif, misalnya harga sekarang menjadi 10.000 maka selisihnya 10.000 - 9500 = +1000 disebut Floating Profit. Jika Anda memutuskan untuk menjual / menutup posisi Anda pada saat harga sedang 10.000, maka nilai +1.000 menjadi Realized Profit (bukan lagi Floating/mengambang tapi sudah menjadi Real/Nyata)
Pip
adalah nilai 1 poin naik atau turunnya pergerakan harga. Untuk mini account, nilai 1 poinnya adalah $1, untuk standart account adalah $10.
Analisa Teknikal
adalah sebuah analisa dalam Forex trading untuk mengukur pergerakan harga melalui grafik harga. Hal-hal yang patut diketahui dari analisa teknikal ini adalah trend, kejenuhan, support, ressisten, dan Pivot Point.
Analisa Fundamental
adalah sebuah analisa dalam Forex trading untuk memprediksi pergerakan harga berdasar berita-berita Fundamental. Berita Fundamental disini berupa berita ekonomi, poltik, dan keamanan yang mempengaruhi pergerakan harga.
Resistance
adalah batas harga atas yang merupakan harga psikologis, contohnya saat ini (tahun 2010) nilai tukar dollar adalah 9000 dan memiliki batas harga atas (resistance) 10.000 Rupiah, yang bisa diartikan kalau sampai harga tukar dollar menembus harga 10.000 rupiah maka ada kemungkinan akan naik terus menjauhi 10.000 tapi selama belum menyentuh 10.000 kemungkinan harga hanya akan bergerak naik turun di bawah 10.000.
Support
adalah batas harga bawah yang merupakan pasangan dari resistance (atas), contohnya saat ini (tahun 2010) nilai tukar dollar memiliki batas harga bawah (support) 8.500 Rupiah, yang bisa diartikan kalau sampai harga tukar dollar turun menembus harga 8.500 rupiah maka ada kemungkinan akan turun terus menjauhi 8500 tapi selama belum menyentuh 8500 kemungkinan harga hanya akan bergerak naik turun di atas 8500 (support) dan di bawah 10.000.(resistance)

KLIK GAMBAR DIBAWAH UNTUK DAFTAR FOREX TRADING

masterforex.org
  

Pengertian Buy, Sell, Buy Limit, Buy Stop, Sell Limit, Sell Stop dan Spread dalam Forex

market-asia.jpgdalam forex tidak lepas dari Buy dan Sell (Beli dan Jual). Setiap trader memiliki kebebasan untuk melakukan salah satu aksi diatas yang menurutnya benar untuk memperoleh profit. Buy dapat juga dipadankan dengan Bid atau Long dan Sell dipadankan dengan Offer atau Short. Jadi jika Anda membaca sebuah artikel mengenai forex dan disana disebutkan istilah Bid atau Long, tidak perlu bingung karena kedua istilah tersebut sama artinya dengan Buy atau Beli.


Membaca quotes sangatlah mudah. Namun jika kita belum mengerti bisa membingungkan juga. Quotes pada transaksi forex biasa ditulis bersamaan dengan pairs nya dan selalu berubah-ubah mengikuti pasar dari waktu ke waktu (running/ real time).

Cara membacanya cukup sederhana bila kita mengingat dua hal ini:


  1. Mata uang yang pertama disebutkan adalah mata uang base-nya ( base currency
  2. Base currency nilainya selalu 1. 
Sebagai contoh: USD/CHF 1.4623 berarti 1 Dollar AS nilainya adalah 1.4623 Swiss Franc. Apabila Dolar pada waktu berikutnya nilai USD/CHF 1.4630 itu berarti Dollar AS menguat 7 point karena bisa membeli lebih banyak Swiss Franc.

Setiap pairs ada dua harga yang ditampilkan yaitu harga beli (bid) dan harga jual (offer). Selisih diantara keduanya disebut spread. Jadi, bila kita memakai contoh diatas, USD/CHF 1.4623/28 itu artinya harga jual Dollar AS adalah 1.4623 Swiss Franc dan harga belinya 1.4628. Spread disini nilainya 5 (..28 -..25 = 5).

Spread ditentukan oleh pialang dan nilainya berbeda-beda antara pialang satu dengan yang lain. Makin kecil spread makin baik bagi investor. Pada pialang yang kami referensikan memiliki spread yang kompetitif misalnya dimasterforex eurusd spreadnya cuma 2 pip

1. Buy Limit : Pemesanan harga posisi Buy untuk harga dibawah harga running. Misal harga Buy EURUSD saat ini ada di 1,3525 lalu anda ingin melakukan open posisi buy tapi nanti misalkan setelah harganya turun sekitar 20 pips dari harga running maka Anda dapat memilih Order Buy Limit dan ketikkan di bagian at pricenya dengan angka 1.3505.Dan nanti jika harga sudah menyentuh 1.3505 maka pending order anda akan tereksekusi atau terbuka dengan keadaan buy di harga 1.3505.

2. Buy Stop : Pemesanan harga posisi Buy untuk harga diatas harga running. Misal harga Buy EURUSD saat ini ada di 1,3525 lalu anda ingin melakukan open posisi buy tapi nanti misalkan setelah harganya naik sekitar 20 pips dari harga running maka Anda dapat memilih Order Buy Stop dan ketikkan di bagian at pricenya dengan angka 1.3545.Dan nanti jika harga sudah menyentuh 1.3545 maka pending order anda akan tereksekusi atau terbuka dengan keadaan buy di harga 1.3545.

3. Sell Limit : Pemesanan harga posisi Sell untuk harga diatas harga running. Misal harga Sell EURUSD saat ini ada di 1,3525 lalu anda ingin melakukan open posisi Sell tapi nanti misalkan setelah harganya naik sekitar 30 pips dari harga running maka Anda dapat memilih Order Sell Limit dan ketikkan di bagian at pricenya dengan angka 1.3555.Dan nanti jika harga sudah menyentuh 1.3555 maka pending order anda akan tereksekusi atau terbuka dengan keadaan sell di harga 1.3555.

4. Sell Stop : Pemesanan harga posisi Sell untuk harga dibawah harga running. Misal harga Sell EURUSD saat ini ada di 1,3525 lalu anda ingin melakukan open posisi Sell tapi nanti misalkan setelah harganya turun sekitar 30 pips dari harga running maka Anda dapat memilih Order Sell Stop dan ketikkan di bagian at pricenya dengan angka 1.3495.Dan nanti jika harga sudah menyentuh 1.3495 maka pending order anda akan tereksekusi atau terbuka dengan keadaan sell di harga 1.3495.

Bagaimana cara menghitungan profit loss di forex trading?

Kenaikan1 point dari 1.4500 ke 1. 4501 di eur/usd nilainya adalah $ 0,1 per 1 lot cent account di masterforex


misal Buy (Open) EUR/USD di harga : 1.4200 (1 lot)‏

 (Close)   EUR/USD di harga : 1.4265 (1 lot)‏
Note : 1 pip = $ 0,1

Gross Profit :
(1.4265 – 1.4200) x 10,000 x $ 0,1 x 1 = US$ 6,5

KLIK GAMBAR DIBAWAH UNTUK DAFTAR FOREX TRADING

masterforex.org


sumber belajarforex

Tuesday, 13 September 2011

Indikator Moving Average (MA)

Moving Average merupakan indikator teknikal yang paling luas digunakan oleh investor dan trader diseluruh dunia, karena kemampuannya menghilangkan faktor subjektif dari setiap analis. Moving Average dapat diartikan sebagai perubahan harga rata-rata dalam satu timeframe tertentu. Misalnya MA 20, yang merupakan harga rata-rata selama 20 periode grafik tertentu. Jika diaplikasikan kedalam grafik Daily, MA 20 berarti harga rata-rata selama 20 hari perdagangan. Demikian juga untuk H1, MA 20 = rata-rata harga selama 20 jam terakhir.


Tipe Moving Average
Dari cara perhitungan rata-rata harga, MA terbagi dalam 3 model:
1. Simple Moving Average (SMA)
Model MA ini adalah model murni rata-rata pergerakan harga dan merupakan yang paling luas digunakan. Perhitungannya diambil dari penjumlahan dari seluruh data kemudian dibagi dengan jumlah periode yang di observasi.
2. Weighted Moving Average (WMA)
Perhitungan WMA diambil berdasarkan pembagian dari jumlah keseluruhan periode. Misalnya, WMA 5 hari, merupakan penjumlahan seluruh data dibagi jumlah periode;1+2+3+4+5=15. Perbedaan dengan SMA terletak pada tingkat sensitivasnya. WMA lebih sensitif dibanding SMA. Sehingga lebih cepat menghasilkan sinyal dibanding SMA, namun memiliki lebih banyak noise.
3. Exponential Moving Average (EMA)
EMA adalah MA yang berusaha menjawab persoalan antara SMA dan WMA, dengan perhitungan yang lebih rumit diantara ketiganya. Misalnya, untuk membuat EMA 20 hari, maka diperlukan data MA 20 hari terlebih dahulu, baru kemudian data ini dijadikan sebagai titik perhitungan awal, untuk diambil selisih dan pembaginya. Perhitungan EMA, sudah dilakukan otomatis oleh trading platform yang ada. EMA mampu mengenali perubahan tren lebih awal, dibanding SMA, namun memiliki noise yang lebih rendah dibanding WMA.

Gambar 1 Tiga jenis moving average
Dalam gambar 1 diatas kita dapat melihat perbedaan dari ketiga jenis Moving Average. Weighted bergerak lebih cepat, sementara Exponential bergerak lebih cepat dibanding Simpe MA, namun masih mampu memberikan sinyal lebih cepat dibanding simple Moving Average.
Penggunaan moving average
Ada banyak cara untuk menggunakan MA sebagai alat dalam menentukan tren dan perubahan nya, dan cara tersebut semakin hari semakin berkembang. Beberapa gambaran umum penggunaan MA dibawah ini dapat dijadikan panduan;
• Mengenali tren
Moving average dapat dijadikan sebagai indikator untuk mengenali tren dengan membandingkan pergerakan harga terhadap garis MA. Tren naik dapat  dikatakan telah terjadi ketika harga bergerak di atas MA, turun ketika harga bergerak di bawah MA.
• Support and Resistance area
MA juga berfungsi sebagai support dan resistance pergerakan harga. Seperti pada gambar 2 MA berfungsi sebagai support ketika Euro mengalami rally, setelah berhasil menembus level support, garis MA kemudian berfungsi sebagai resistance.

Gambar 2 MA sebagai support dan resistance
Ketika harga berada diatas MA, MA bertindak sebagai support dan ketika harga berada di bawah MA, MA bertindak sebagai resistance.
• Identify reversal opportunities
MA juga dapat digunakan untuk mencari indikasi perubahan tren harga, sekaligus menemukan level entry dan exit transaksi. Ada dua cara utama untuk mendapatkan hasil tersebut;
Pemotongan garis MA oleh harga.
Perubahan tren harga dapat dikenali ketika harga memotong ke atas atau ke bawah garis MA. Jika harga memotong ke atas garis MA, maka tren naik sedang dimulai. Dan jika harga memotong ke bawah garis MA, maka tren turun dapat dikatakan sedang dimulai.
Perpotongan antara garis MA
Perpotongan antara garis MA dikenal dengan istilah crossover method. Umumnya crossover menggunakan dua atau lebih garis MA yang saling berbeda periode. Crossover yang paling terkenal dan masih memiliki validitas tinggi adalah double crossover method. Metode ini yang seterusnya akan kita gunakan dalam pembahasan selanjutnya.

Gambar 3 Double crossover method, Euro Hourly
Konsep crossover berarti, MA akan menghasilkan sinyal trend naik ketika garis MA periode yang lebih pendek memotong ke atas garis MA periode yang lebih panjang, dan sinyal tren turun terjadi ketika garis MA pendek memotong ke bawah garis  MA periode yang lebih panjang. Kombinasi klasik yang populer untuk metode ini adalah; 5 dan 10, 10 dan 50, 20 dan 50.
Dalam gambar 3, terdapat dua kali crossover, yang pertama menghasilkan kerugian dan yang kedua menghasilkan keuntungan cukup besar.
Crossover bekerja dalam kondisi terbaik pada saat harga mengalami tren satu arah, seperti yang diilustrasikan dalam figure 4, terhadap USD JPY, Hourly.

Gambar 4 Crossover method, USDJPY Hourly

KLIK GAMBAR DIBAWAH UNTUK DAFTAR FOREX TRADING

masterforex.org

Friday, 9 September 2011

Penguatan dan Pelemahan Mata Uang

Kadang masih banyak orang yang terbalik membacanya, mana mata uang yang menguat dan mana mata uang yan melemah. Bila GBP/USD bergerak dari harga 1.6340 ke 1.6390 (naik). Maka ini berarti GBP/USD mengalami kenaikan 50 poin. Terhadap masing2 mata uang; GBP mengalami “penguatan” nilai mata uang sedang USD mengalami “pelemahan” nilai mata uang. Karena nilai Dollar (USD) yang dibutuhkan untuk membeli GBP semakin besar yaitu dari 1.8540 menjadi 1.8590 per 1 Poundsterling (GBP). Pendek kata nilai, nilai Pound makin mahal terhadap Dollar.

Contoh mudah lagi misalkan: Dollar terhadap Rupiah USD/IDR
Bila USD/IDR bergerak dari harga 8.600 ke 8.700 (naik)
Artinya harga bergerak 100 point. Terhadap masing2 mata uang; USD mengalami “penguatan” nilai mata uang sedang IDR mengalami “pelemahan” nilai mata uang. Karena nilai Rupiah (IDR) yang dibutuhkan untuk membeli Dollar (USD) semakin besar yaitu dari 8.600 menjadi 8.700 per 1 Dollar (USD). Pendek kata nilai, nilai Dollar makin mahal terhadap Rupiah.
Bila GBP/USD dan EUR/USD sedang dalam kondisi “down trend” maka biasanya USD/CHF dan USD/JPY dalam kondisi “Up Trend”. Tapi bila suatu saat harga ini bergerak tidak berlawan seperti yang disebutkan di atas, Anda wajib hati-hati untuk memasang posisi (entry) pada hari itu.


KLIK GAMBAR DIBAWAH UNTUK DAFTAR FOREX TRADING

masterforex.org

Indikator Teknikal

Indikator teknikal forex merupakan alat bantu utama yang digunakan dalam analisa chart.
Secara garis besar ada 3 jenis indikator teknikal yaitu:
1. Price Momentum Indicator (Oscillator)
Jenis indikator ini digunakan untuk mengidentifikasi situasi oversold atau overbought. Momentum indikator juga digunakan untuk melihat apakah suatu trend masih akan berlanjut atau semakin melemah.
Contoh indikator:
- Stochastic Oscillator
- Relative Strength Index (RSI)
- Commodity Channel Index (CCI)
2. Trend Following Indicator
Indikator ini digunakan untuk mengidentifikasi awal dan akhir suatu trend atau kapan suatu trend akan berubah sehingga dapat diketahui kapan waktu terbaik untuk membuka dan menutup posisi.
Contoh indikator:
- Moving Average (MA)
- Moving Average Convergence Divergence (MACD)
- Directional Movements Index (DMI)
- Parabolic SAR
3. Volatility Indicator
Indikator ini digunakan untuk melihat kekuatan pasar yang dilihat dari fluktuasi harga dalam satu periode waktu tertentu. Pasar dikatakan memiliki volatility yang tinggi jika pergerakan harga berlangsung naik turun secara tajam atau sangat fluktuatif di mana terjadi selisih harga yang besar antara harga tertinggi dan terendah.
Contoh indikator:
– Bollinger Bands

 KLIK GAMBAR DIBAWAH UNTUK DAFTAR FOREX TRADING

masterforex.org